Jual properti di Batukaras, Jawa Barat — tanah seluas 1,95 hektar dengan bangunan hotel yang sedang beroperasi, hanya 150 meter dari spot selancar kelas dunia. Kesempatan langka investasi properti di kawasan wisata unggulan Indonesia.
Jelajahi Properti IniJual tanah di Batukaras — Hotel Teratai Batukaras adalah properti pinggir pantai dengan sertifikat SHM di pesisir selatan Jawa Barat, Indonesia. Berlokasi di atas lahan seluas 1,95 hektar tanah SHM (Hak Milik), properti ini hanya berjarak 150 meter dari Pantai Batukaras — salah satu spot selancar paling konsisten di Indonesia.
Batukaras telah berkembang menjadi destinasi selancar dan ekowisata unggulan bagi wisatawan mancanegara. Dengan peningkatan infrastruktur yang didukung pemerintah di koridor Pangandaran, tanah pinggir pantai ini menawarkan peluang investasi properti dengan apresiasi tinggi di salah satu pasar wisata dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
"Properti pinggir pantai siap pakai: hotel beroperasi di atas tanah SHM dengan pendapatan langsung, plus potensi pengembangan lahan yang signifikan di koridor wisata selancar Jawa Barat yang sedang berkembang pesat."
Penawaran ini mencakup bangunan hotel yang sedang beroperasi dengan berbagai tipe kamar, pertamanan tropis yang matang, dan seluruh perizinan lengkap — ideal bagi investor yang mencari properti di Batukaras dengan jalur pengembangan yang jelas.
| Nama Properti | Hotel Teratai Batukaras |
| Lokasi | Jl. Raya Batukaras, Desa Batukaras, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran, Jawa Barat 46394 |
| Total Luas Tanah | ± 19.650 m² (1,965 Hektar) — Sertifikat SHM / Hak Milik |
| Luas Bangunan | ± 1200 m² — Bangunan hotel utama, bangunan penunjang, fasilitas luar ruangan |
| Zonasi | Pariwisata & Perhotelan — Hotel, resor & komersial rekreasi diizinkan |
| Status Legal | Sertifikat SHM jelas, bersertifikat lengkap, bebas sengketa |
| Izin Bangunan | IMB aktif & sesuai; izin operasional hotel lengkap |
| Tipe Properti | Hotel butik beroperasi dengan lahan untuk pengembangan |
| Tahun Dibangun | Bangunan awal sudah berdiri; dirawat & direnovasi secara bertahap |
| Jumlah Kamar | Berbagai kategori — standar, deluxe & suite keluarga |
| Utilitas | Listrik PLN, air sumur dalam dengan filtrasi, septic tank sesuai standar |
| Akses Jalan | Akses langsung jalan provinsi beraspal; dapat dilalui roda 2 & roda 4 sepanjang tahun |
Batukaras menempati posisi utama di garis pantai selatan Jawa, sekitar 35 km di sebelah barat Pangandaran. Jual tanah pinggir pantai di Jawa Barat ini dapat diakses melalui jalan provinsi yang terawat baik, dengan berbagai pusat transportasi yang memastikan kedatangan yang nyaman bagi pembeli properti internasional.
| Jarak ke Pantai | ± 150 meter — Jalan kaki ke Pantai Batukaras, salah satu spot selancar terbaik di Jawa |
| Spot Selancar | 3 spot kelas dunia dalam radius 2 km: Batukaras Point, Madasari & Legok Pari |
| Bandara Terdekat | Bandara Nusawiru (Cijulang) — ± 25 km; terminal Pangandaran dalam pengembangan |
| Akses Kota Besar | Bandung: ± 5,5 jam; Jakarta: ± 8 jam melalui koridor jalan tol baru |
| Konektivitas Kereta | Stasiun Banjar — ± 90 km, menghubungkan koridor Jakarta-Bandung-Yogyakarta |
| Prospek Infrastruktur | Perpanjangan Jalan Tol Jawa Selatan & peningkatan bandara dalam rencana pemerintah — mendorong nilai tanah pesisir |
| Fasilitas Lokal | Surf camp, warung, minimarket, klinik & pemandu dalam radius 500m |
Jual properti di Batukaras ini mencakup bangunan hotel yang beroperasi dan menghasilkan pendapatan dengan struktur terawat baik dan lahan tropis yang matang — siap beroperasi langsung dengan potensi peningkatan nilai yang signifikan bagi investor.
Konstruksi beton & bata kokoh. Struktur bangunan kuat dengan atap, pipa, dan sistem kelistrikan yang terawat rutin. Finishing interior dalam kondisi baik hingga sangat baik di semua tipe kamar.
Lahan 1,95 hektar tertata lanskap penuh dengan vegetasi tropis dewasa — pohon kelapa, kamboja & pohon peneduh lokal. Drainase baik dan tanah rata, siap untuk konstruksi tambahan.
Semua izin aktif. Lahan tersedia untuk perluasan. Utilitas eksisting mampu mendukung hingga 2× kapasitas bangunan saat ini tanpa peningkatan besar.
Batukaras telah menjadi destinasi selancar dan ekowisata yang dikenal secara global. Jual tanah di Batukaras ini berada di pusat pertumbuhan pengunjung yang berkelanjutan — terbukti dari momentum positif di seluruh metrik utama.
Dinas pariwisata Jawa Barat telah menetapkan koridor Pangandaran-Batukaras sebagai zona pengembangan prioritas. Investasi terkini dan yang direncanakan meliputi pelebaran jalan, perluasan terminal bandara, dan promosi pariwisata internasional yang menargetkan Australia, Eropa, dan Asia Tenggara — semuanya mendorong permintaan untuk jual properti di Batukaras.
Wisata selancar menunjukkan ketahanan luar biasa, dengan Batukaras menjadi tuan rumah kompetisi internasional dan mendapatkan liputan di media selancar global. Ekowisata dan wisata kebugaran — dua kategori perjalanan global dengan pertumbuhan tercepat — secara alami selaras dengan tanah pesisir yang masih asri di Jawa Barat ini.
Nilai tanah pesisir yang dijual di koridor Batukaras-Pangandaran telah mengalami apresiasi 12–15% per tahun selama lima tahun terakhir, melampaui sebagian besar wilayah Jawa Barat. Proyeksi konservatif menunjukkan apresiasi dua digit yang berlanjut dalam 5–10 tahun ke depan seiring dengan terwujudnya peningkatan infrastruktur.
Bangunan hotel yang ada di atas tanah pinggir pantai ini menghasilkan pendapatan stabil dengan ruang peningkatan yang signifikan. Perbaikan strategis — pemasaran digital, kemitraan OTA, paket surf camp, dan reposisi tarif kamar — dapat meningkatkan pendapatan sebesar 40–60% dalam 18–24 bulan tanpa belanja modal besar.
Jual tanah SHM seluas 1,95 hektar ini mendukung perluasan yang substansial. Skenario yang layak: vila atau bungalow tambahan, venue beach club atau restoran, fasilitas wellness/spa, dan konsep glamping atau eco-lodge — semua kategori dengan margin tinggi yang selaras dengan preferensi pembeli internasional.
Berbagai jalur keluar untuk properti pinggir pantai Batukaras ini: operasi hotel yang terus menghasilkan arus kas, pengembangan ulang menjadi resor butik premium, pemecahan lahan untuk plot perhotelan yang lebih kecil, atau penjualan strategis ke grup institusional yang mencari aset properti pesisir Indonesia.